Hari Solehudin, S.E., mahasiswa Magister Ekonomi Syariah angkatan 2025, resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Persatuan Islam (Persis) periode 2026–2027. Hari Solehudin melanjutkan estafet kepemimpinan LAZ Persis setelah Direktur Utama sebelumnya, Kang Angga, wafat dan telah dipanggil menghadap Allah Swt.
BANDUNG — Kabar membanggakan datang dari Program Studi Magister Ekonomi Syariah. Hari Solehudin, S.E., mahasiswa Magister Ekonomi Syariah angkatan 2025, resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Persatuan Islam (Persis) periode 2026–2027.
Penunjukan tersebut menjadi amanah baru bagi Hari Solehudin untuk melanjutkan estafet kepemimpinan LAZ Persis setelah Direktur Utama sebelumnya, Kang Angga, wafat dan telah dipanggil menghadap Allah Swt. Kepergian almarhum meninggalkan dedikasi dan kontribusi penting dalam pengembangan pengelolaan zakat dan filantropi Islam.
Sebagai mahasiswa Magister Ekonomi Syariah angkatan 2025, Hari Solehudin diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi akademik dan pengalaman profesionalnya dalam memperkuat tata kelola zakat yang semakin profesional, amanah, transparan, dan akuntabel.
Ucapan selamat dan apresiasi disampaikan oleh jajaran Program Studi Magister Ekonomi Syariah atas amanah yang diberikan kepada Hari Solehudin. Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Dr. Hj. Titin Suprihatin, bersama dosen home base, Prof. Dr. Neneng Nurhasanah; Assoc. Prof. Dr. Udin Saripudin; Assoc. Prof. Dr. Nandang Ihwanudin, dan Assoc. Prof. Dr. Iwan Permana menyampaikan selamat atas kepercayaan yang diberikan serta mendoakan agar amanah tersebut dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.
“Semoga amanah dalam menjalankan kepemimpinan LAZ Persis selama periode 2026–2027 dapat dilaksanakan dengan penuh integritas, amanah, dan akuntabilitas. Semoga LAZ Persis semakin maju, semakin terdepan, serta semakin banyak memberikan manfaat bagi umat,” demikian harapan yang disampaikan.
Ke depan, LAZ Persis diharapkan semakin memperkuat peran strategisnya dalam pemberdayaan umat melalui optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Salah satu bentuk nyata yang diharapkan terus dikembangkan adalah program beasiswa pendidikan, baik bagi mahasiswa jenjang Sarjana (S1) maupun Magister (S2).
Program tersebut dinilai memiliki nilai strategis karena pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun sumber daya manusia unggul dan memperkuat kemandirian umat. Sinergi antara pengelolaan zakat dan pengembangan pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.
Program Studi Magister Ekonomi Syariah juga berharap kerja sama antara LAZ Persis Pusat dan Program Studi Magister Ekonomi Syariah dapat terus berjalan dan semakin ditingkatkan. Kolaborasi tersebut diharapkan mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, literasi zakat, hingga penguatan ekosistem ekonomi dan filantropi Islam.
Dengan kepemimpinan baru ini, LAZ Persis diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah dirintis sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi baru yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selamat dan sukses kepada Hari Solehudin, S.E. Semoga Allah Swt. memberikan kekuatan, kemudahan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah sebagai Direktur Utama LAZ Persis periode 2026–2027. Semoga LAZ Persis semakin profesional, terpercaya, maju, dan memberikan maslahat yang semakin luas bagi umat.
Sumber berita: Magister Ekonomi Syariah Unisba
Berita Terkait
22 Aug 2026
STAI Siliwangi Bandung Perkuat Kolaborasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
22 Aug 2026
Muwwahid Billah Raih Predikat Pujian dengan IPK 3,99 dalam Ujian Tesis Magister Ekonomi Syariah
22 Jul 2026
Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah Unisba Perkuat SDM Penggerak Wisata Halal melalui PKM di Agrowisata Tepas Papandayan