Berita Pilihan

PCA Panyileukan Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat

E
Editor
19 July 2026 3 menit baca 55 views Sumber: pejuangkeadilan.id
PCA Panyileukan Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat

Muhammadiyah terus melebarkan sayapnya dengan dikukuhkannya Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Panyileukan Kota Bandung (19/07/2026). Ketua PCA Panyileukan yang baru dikukuhkan, Ni'mawati, mengajak seluruh pengurus dan kader untuk bersama-sama mengemban amanah organisasi dengan semangat kebersamaan dan pengabdian. Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan dakwah, kaderisasi, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Panyileukan.

 

Bandung – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Bandung secara resmi mengukuhkan jajaran Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Panyileukan dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan dakwah, kaderisasi, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Panyileukan.

 

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Panyileukan, Nandang Ihwanudin, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran PCA Panyileukan yang baru dikukuhkan. Ia berharap pengukuhan tersebut menjadi titik awal lahirnya organisasi yang aktif, dinamis, dan memberikan manfaat nyata bagi umat.

 

"Jangan sampai PCA hanya tukcing—dibentuk lalu cicing (diam). Setelah dikukuhkan, kegiatan harus semakin ramai, semakin berkualitas, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa PCA Panyileukan perlu menjadikan kaderisasi sebagai program utama melalui pembinaan kader yang berkelanjutan, pembinaan bagi warga Aisyiyah, serta pembinaan masyarakat secara luas. Dengan demikian, keberadaan Aisyiyah akan semakin dirasakan sebagai penggerak dakwah Islam Berkemajuan di tingkat cabang.

 

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Bandung, Ibu Ecin Kuraesin, dalam amanatnya menegaskan bahwa setelah pengukuhan, PCA Panyileukan harus segera bergerak menyusun langkah-langkah strategis organisasi. Pengurus baru diminta segera melakukan koordinasi internal dan menggelar rapat kerja untuk menyusun program prioritas.

 

Menurutnya, terdapat tiga agenda utama yang harus menjadi perhatian. Pertama, menyelenggarakan pendidikan dan pembinaan kader secara sistematis. Kedua, mengintensifkan pengajian bagi jamaah Muhammadiyah dan Aisyiyah serta masyarakat sebagai bagian dari penguatan dakwah. Ketiga, merencanakan dan mengupayakan hadirnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang relevan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di Kecamatan Panyileukan.

 

Selain itu, Ibu Ecin menekankan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

"PCA hendaknya bersinergi dengan pemerintah kecamatan, berbagai organisasi kemasyarakatan, serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di lingkungan setempat. Kolaborasi akan memperkuat peran Aisyiyah dalam membangun masyarakat," tegasnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua PCA Panyileukan yang baru dikukuhkan, Ni'mawati, mengajak seluruh pengurus dan kader untuk bersama-sama mengemban amanah organisasi dengan semangat kebersamaan dan pengabdian.

 

Ia mengajak seluruh kader memperkuat kerja sama dalam menjalankan dakwah di tengah masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat. Dr. Nimawati juga memohon arahan, pendampingan, dan dukungan dari PDA Kota Bandung serta PCM Panyileukan agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah secara optimal.

 

"Kami berharap seluruh kader dapat bergandengan tangan dalam mengembangkan dakwah Aisyiyah. Kami juga memohon bimbingan dan dukungan dari Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Bandung serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah Panyileukan agar setiap program yang dirancang dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

 

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, PCA Panyileukan diharapkan mampu menjadi organisasi perempuan Muhammadiyah yang semakin aktif, profesional, dan berkontribusi dalam penguatan dakwah, pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta pelayanan sosial yang berkelanjutan di Kecamatan Panyileukan.


Turut serta dikukuhkan pada kesempatan tersebut pengurus pleno, yaitu: Nia Suminar, Hasri, Molly, Siti Fatimah, Henny, Zahra; dan para ketua majlis, yaitu: Nora, Luthfia, Virsa, Widi, Shofia, Ulfa, dan Shelly.

Sumber berita: pejuangkeadilan.id

Pejuang Keadilan

● Online

Konsultasi hukum gratis bersama tim advokat kami.